BAB I
PENDAHULUAN
A. GAMBARAN UMUM LOKASI DESA SATTOKO
a.
Geografhi
Desa Sattoko terletak di Kecamatan Mapilli
Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat, dan merupakan salah satu
daerah yang struktur lokasi maupun wilayahnya berupa dataran tinggi atau
pegunungan. Luas wilayah Desa Sattoko ±17.000 m2. Serta berjarak tempuh 61,50 KM dari Ibukota Kabupaten Polewali
Mandar. Adapun Desa Sattoko terdiri
dari 4 dususn, yang dimana Memiliki
Batas-batas wilayah sebagai berikut :
Sebelah Utara berbatasan dengan : Desa Da’ala Timur
Kec. Bulo
Sebelah Timur berbatasan dengan :
Desa Pulliwa Kec. Bulo
Sebelah Selatan berbatasan dengan :
Desa Beroangin
Sebelah Barat berbatasan dengan :Sungai Mapilli, dan Kecamatan Luyo
b.
Topografi
Desa
Sattoko adalah daerah pegunungan, dan memiliki luas wilayah ±17 KM2. Desa ini mempunyai tinggi daerah 500M diatas permukaan laut,
suhu rata-rata harian 23
C, Curah hujan
Mm. Musim hujan berlangsung selama 6 bulan.
Kelembapan udara lumayan Panas pada siang hari dan pada malam hari cuacanya
berubah drastis menjadi dingin.
Adapun Desa Sattoko salah satu desa
yang pernah di landa banjir besar akibat meluapnya Sungai Mapilli. Banjir besar pernah melanda daerah ini yang menurut
warga setempat mengakibatkan banyak harta benda yang hilang termasuk hewan
peliharaan.
c.
Demografi
a)
Kependudukan
Sesuai dengan data yang diperoleh
dari dari hasil Survey maupun dari masyarakat dan pemerintah setempat, maka
dapat diketahui bahwa jumlah penduduk
sebagai berikut :
|
No
|
Nama Dusun
|
Jumlah
KK
|
Jumlah Jiwa
|
||
|
LK
|
Pr
|
Jumlah
|
|||
|
1
|
Sattoko
|
49
|
94
|
98
|
192
|
|
2
|
Beulo
|
61
|
119
|
122
|
241
|
|
3
|
Panjalaan
|
40
|
88
|
90
|
178
|
|
4
|
Sawerigading
|
31
|
76
|
78
|
154
|
|
Jumlah
|
181
|
377
|
388
|
765
|
|
Sumber:
Laporan Kependudukan Desa Sattoko bulan Oktober 2015
B.
MAKSUD DAN TUJUAN LAPORAN
Adapun
Maksud dan tujuan laporan ini antara lain :
1.
Sebagai pertanggung jawaban pelaksanaan Kuliah Kerja
Nyata mahasiswa
2.
Sebagai bahan acuan pemberian nilai mata kuliah KKN.
C.
PROGRAM PEMBANGUNAN DESA YANG TELAH ADA
Adapun
Program pembangunan desa yanga telah ada antara lain:
1.
Betonisasi jalan desa
2.
Pengadaan air bersih
3.
Renovasi Kantor Desa
4.
Drainase
BAB II
BEBERAPA BIDANG
PERMASALAHAN DESA
A.
Pendidikan, Agama, Ekonomi, dan Sosial Budaya
1.
Pendidikan
Sekolah merupakan tempat berlangsungnya pendidikan.
Pendidikan sekolah menjadi tumpuan harapan untuk dapat mencerdaskan kehidupan
bangsa, karena pendidikan yang berlangsung di sekolah keberadaannya di sengaja,
diniati, direncanakan serta diatur sedemikian rupa melalui tata cara dan
mekanisme perundang-undangan yang berlaku. Namun
kebanyakan masyarakat mengeluhkan tentang biaya dan fasilitas yang menjadi
tempat proses belajar dan masalah kendaraan maupun prasarana perjalanan
anak-anak untuk melakukan proses pendidikan.
Permasalahan serupapun terjadi di desa Sattoko, dimana di
desa ini yang penduduknya sadar akan pentingnya pendidikan hanya memiliki satu
Sekolah Dasar. Sehingga untuk melanjutkan pendidikan, anak-anak harus menempuh
jarak yang jauh untuk bisa sampai ke sekolah. Bahkan banyak yang harus hidup
jauh dari orang tua.
2.
Agama
Masyarakat di desa Sattoko 100%
menganut agama Islam. Keseharian mereka selalu diwarnai dengan Pembacaan
Al-Qur’an, Pengajaran Barasanji, dan Ceramah Keagamaan. Syariat-syariat agama
Islam menjadi pedoman dan tuntunan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat
desa Sattoko, apa lagi
keagamaan yang berada di wilayah Sattoko
masih sangat erat dengan kebudayaan yang yang menjadi
warisan di ruang lingkup generasi
masyarakat Sattoko.
3.
Ekonomi
Tingkat perekonomian di desa Sattoko termasuk golongan menengah. Hampir semua penduduk yang mayoritas
petani memiliki kebun kakao.
4.
Sosial Budaya
Masyarakat Lingkungan Sattoko 100% adalah Suku
Mandar. Apa lagi dalam keterangan masyarakat, bahwa masyarakat di lingkup Desa Sattoko
masih 1 nenek moyang dan masih berkeluarga satu sama lain, jadi tidak heran
bahwa masyarakat Sattoko mayoritas ber-Etniskan Suku Mandar. Bahasa daerah yaitu bahasa Mandar menjadi bahasa
sehari-hari masyarakat desa Sattoko dengan ciri khas logat tersendiri.
Interaksi sosial
masyarakat desa Sattoko sangat tinggi. Kita dapat melihat kesadaran dan
antusias warga ikut berperan aktif dalam kegiatan gotong royong yang merupakan
rutinitas masyarakat setiap hari jumat
dan Sabtu.
Adapun kebudayaan
yang masih dianut masyarakat desa Sattoko antara lain
1.
Mappatamma’ mangaji di bulan Maulid
2.
Andiang mala mekkaer mua arawiangi
3.
Andiang mala mennonno’ mua natambussi naung allo
4.
Andiang mala mambuang aluppas mua’ bongi
5.
Andiang mala marrusoi lapurang mua’ mattudza’-tudza’I tau
6.
Bertasbih, mambaca barasanji dan surah Yasin setiap malam Jumat
5.
Sarana dan Prasarana
a.
Transportasi
Akses
jalan menuju desa Sattoko masih memprihatinkan. Masih ada ±3km jalan belum diaspal dan keadaan jalannya
berbatu. Bahkan ada beberapa tempat yang memerlukan jembatan permanen.
Selain itu terdapat pula transportasi air berupa rakit
yang digunakan masyarakat untuk menuju ke desa yang berada di seberang sungai.
Bahkan transportasi ini juga digunakan anak-anak sekolah SMP.
b.
Komunikasi & Informasi
Alat komunikasi masyarakat desa Sattoko yang digunakan
untuk berinteraksi dengan masyarakat luar adalah handphone. Namun terkendala oleh ketersediaan signal yang hanya
terdapat di tempat-tempat tertentu.
c.
Air Bersih
Untuk
kebutuhan MCK, masyarakat desa Sattoko menggunakan air yang berasal dari bak
penampungan. Sedangkan air yang digunakan untuk kebutuhan konsumsi mereka
mengambil air yang berasal dari galian kecil di pinggir sungai. Bahkan mereka
menganggap air ini layak untuk langsung diminum yang merupakan kebiasaan mereka
sejak dulu. Hal ini sangat bertolak belakang dengan pihak kesehatan yang
menganjurkan masyarakat mengkonsumsi air yang sudah dimasak.
d.
Tempat Ibadah
Tempat ibadah masyarakat desa
Sattoko berpusat di satu masjid yang terdapat di dusun Beulo.
e.
Olahraga
Prasarana
olahraga di desa Sattoko belum sepenuhnya ada. Hanya terdapat satu lapangan Sepak
bola yang terletak di dusun Panjalaan.
Sehingga untuk beberapa kegiatan
olahraga menggunakan fasilitas sekolah. Anatara lain Volly ball, sepak takrow, tennis meja &
catur.
f.
Kesehatan
Terdapat Puskesdes dengan satu tenaga Bidan Desa.
g.
Pendidikan
Prasarana pendidikan di desa
Sattoko yaitu satu Sekolah Dasar, dan satu Sekolah PAUD yang masih menggunakan
kolong rumah warga sebagai tempat bermain.
6.
Produksi Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan
Produksi perkebunan
di desa Sattoko antara lain :
-
Kakao
-
Langsat
-
Jagung
7.
Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan
-
Kebiasaan
masyarakat membuang sampah di drainase.
-
Pembuangan limbah
masyarakat yang tidak terarah
-
Sebagian masyarakat
menempatkan kandang hewan peliharaan di pekarangan rumah
-
Sebagian masyarakat
yang memiliki kebiasaan buang air dan mandi di sungai.
8.
Administrasi dan Pemerintahan Desa
-
Masih ada aparat
desa yang memiliki keterbatasan dibidang tekhnologi.
BAB III
REALISASI PROGRAM KEGIATAN
A. Gambaran Umum Proses dan Suasana Selama KKN
Terbitnya
matahari di ufuk timur mengais suara kecil mahasiswa(i) peserta KKN angkatan
XXVIII menunggu upacara pelepasan menuju
lokasi yang mana akan menjadi tempat kami mengaflikasikan disiplin ilmu
dan tempat kami pula menimbah ilmu dimasyarakat, tibalah kami di lokasi KKN,
senyum dan sapaan manis dalam penyambutan kami Mahasiswa KKN UNASMAN Angkatan
XXVIII Tahun 2016 di Kecamatan Mapilli, Desa Sattoko di sebuah rumah yang akan
menjadi posko kami nantinya, yang tidak lain adalah
rumah Kepala Desa Sattoko. Penyambutan itu melumpuhkan
segala hasrat yang meronta selama perjalanan ke lokasi KKN. Karena selain lokasinya yang teramat jauh dan juga
terpencil, kami mengira masyarakatnya tidak antusias akan kedatangan kami,
namun setelah samapai dilokasi semuanya berubah, tidak sama dengan apa yang
telah kami pikirkan, ternyata masyarakat yang menyambut kami sangat membuat
kami bahagia, bukan hanya orang dewasa, anak-anak pun sangat antusias menyambut
kami.
Selain
itu rasa dan khayal mulai mengakar dipelupuk angan kami, tentang bagaimana
hakikatnya roh masyarakat yang sangat beda jauh dengan dinamika kampus.
Hari pertama KKN, kami awali dengan mengunjungi Kantor
desa sekaligus untuk melapor akan mengadakan KKN. Sambutan hangat aparat desa
semakin membuat kami merasakan suasana yang cukup bahagia. Setelah
dari kantor, kami berkeliling sekitar desa sambil melihat-lihat keadaan masyarakat.
Setelah dua hari kami berada di Desa Sattoko,
kami melakukan survey guna kepentingan selama proses KKN kedepannya. Namun dari
proses survei yang kami lakukan di lapangan, ada beberapa kendala yang kami
alami yaitu;
Setelah
melakukan survey kegiatan kedua yang kami lakukan adalah Seminar Desa sebagai
tindak lanjut dari kegiatan survei tersebut. Kegiatan yang kami lakukan ini
dihadiri oleh Pemerintah setempat, Tokoh masyarakat, Pihak akademik UNASMAN,
dan Mahasiswa KKN. Hasil dari seminar Desa banyak tercetus program yang
nantinya dapat kita laksanakan yang telah diajukan oleh masyarakat dan kita
sepakati bersama.
Dari
program yang telah tersepakati itu, kami jalankan sekitar ±1 bulan penuh.
Pelaksanaan program ini sangat didukung oleh masyarakat dan kami melibatkan
Pemuda, dan elemen masyarakat lainnya dalam kepanitiaan. Partisipasi dan keterlibatan
mereka berupa Pemikiran bahkan tenaga. Mereka pun
memberikan. Rasa yang tumbuh dari batin kami adalah rasa bahagia dan terima
kasih kepada seluruh elemen masyarakat Desa Sattoko atas pengorbanan mereka
dalam pelaksanaan program yang telah tersusun bersama. Kami merasa masyarakat
adalah bagian dari perkuliahan yang tidak ada menandingi betapa berharganya.
Semua gambaran kehidupan dunia ada pada masyarakat dan terkhusus bagi kami
masyarakat Desa Sattoko.
Yang tak
dapat kami tampikkan adalah suasana keramaian di
posko kami hampir setiap malam oleh kehadiran pemuda dan masyarakat untuk
sekedar bercanda gurau dengan kami. Kami juga sempat mengunjungi beberapa rumah masyarakat
untuk saling berbagi cerita. Tokoh Masyarakat yang kami
datangi memberikan beberapa pengetahuan yang sebelumnya kami tidak pernah tahu.
Kedatangan di Desa Sattoko diawali dengan survey, kemudian seminar program Desa
bersama seluruh komponen masyarakat yang diakhiri dengan pelaksanaan program.
Untuk itu, rasa syukur kepada sang khaliq kami lantunkan dan terima kasih
kepada berbagai pihak terkait serta seluruh peserta KKN UNASMAN Angkatan XXVIII
Tahun 2016.
Dalam hal pelaksanaan program kerja kami
banyak di bantu oleh masyarakat sehingga program kerja yang kami rencanakan
dapat terealisasi dan terselesaikan dengan maksimal, pada setiap kegiatan kami
banyak melibatkan masyarakat agar memudahkan kami dalam beradaptasi dan
bersosialisasi dengan masyarakat terkhusus untuk kegiatan keagamaan kami dibantu oleh semua pengurus masjid dan
tokoh agama di Desa Sattoko.
Selama kami berbaur dengan masyarkat di
Desa Sattoko ada banyak yang kami dapat
pelajari dan merupakan pelajaran yang sangat berharga bagi kami, sebab kami
tidak dapat pungkiri bahwa pengetahuan yang kami miliki masih sangat terbatas,
itu dapat dilihat dari adanya pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat
berdasarkan pada pengalamannya yang kami tidak ketahui sama sekali begitupun
sebaliknya.
B.
Pelaksanaan Program Kerja
|
No
|
Nama Program
|
PJ
|
Maksud/Tujuan
|
Sasaran
|
Tempat dan Tekhnik Pelaksanaan
|
Faktor
|
Ket.
|
|
|
Pendukung
|
Penghambat
|
|||||||
|
1
|
Mengajar Di SD
|
Supriyanto
|
-Mengasah kemampuan mengajar mahasiswa KKN
-Berbagi ilmu pengetahuan dengan guru-guru dan anak-anak SD
|
-
Anak sekolah
|
Sekolah.
Kegiatan ini diadakan setiap hari Senin, Rabu &
kamis.
|
-
Antusias
belajar anak yang sangat tinggi
|
-
Keterbatasan alat peraga dan perangkat mengajar
|
Terlaksana
|
|
2
|
Apotek hidup
|
Martini Rahayu
|
-Menambah wawasan masyarakat khususnya ibu PKK tentang
manfaat TOGA (Tanaman Obat keluarga)
-Mengajak ibu-ibu untuk
memanfaatkan Pekarangan rumah
|
Semua Ibu Rumah Tangga
|
-
Pekarangan
Kantor desa
-
Kegiatan ini
kami laksanakan mulai tanggal 12 Februari – 3 Maret 2016
|
Adanya pemahaman masyarakat tentang obat tradisional
|
-Susah untuk mendapatkan bibit TOGA
|
Terlaksana
|
|
3
|
Pengenalan Laptop/komputer untuk anak SD
|
Nurfaisah
|
-
Memberi
pengetahuan kepada beberapa anak melalui pelatihan yang bertujuan untuk lebih
mengenal lagi penggunaan simbol- simbol yang terdapat pada komputer
|
Anak berusia 8 tahun keatas
|
- Kegiatan diadakan setiap hari rabu dan kamis mulai
tanggal 11 Februari -
|
Terdapat beberapa komputer yang dapat digunakan
|
|
Terlaksana
|
|
4
|
Bimbingan Buta aksara
|
Harfawati
|
-
Menindaklanjuti
program pemerintah untuk pemberantasan buta aksara
|
-
Masyarakat
umum
|
Kegiatan direncanakan di Posko KKN
|
-
|
-kurangnya minat untuk mengikuti kegiatan ini
- tidak ada waktu luang
masyarakat.
|
Tidak terlaksana
|
|
5
|
Pembuatan Papan hatinya PKK
|
M. Alis
|
Mengingatkan masyarakat tentang perlunya
kebersihan lingkungan deangan melalui
program pemberdayaan kesejahteraan keluarga
|
Disetiap dusun dan kantor desa
|
Diadakan di Posko dan bekerja sama dengan tukang kayu.
|
Bersedianya warga dalam kerjasama
|
-
Menggunakan tenaga
dan
-
biaya yang cukup besar
-
keterbatasan bahan (papan dan balok-balok)
|
Terlaksana
dan terealisasi
|
|
6
|
Pembuatan Plat rumah aparat Desa
|
Nurlinah
|
Untuk mengetahui rumah aparat desa
|
Rumah tiap aparat desa
|
Diadakan di Posko dan bekerja sama dengan tukang kayu
|
Adanya kayu
|
Jauhnya
bahan yang didapat
|
Terlaksana
|
|
7
|
Perlombaaan
|
Ayub
|
-Mengembangkan minat masyarakat
-
Menciptakan
Suasana Kebersamaan
|
- masyarakat
- anak-anak
|
Kegiatan Ini Kami Laksanakan Setiap Sore Mulai Tanggal
23 Februarari – 8 Maret 2016 bertempat dilapangan olahraga SD Sattoko. Adapun
jenis perlombaan antara lain :
- volly ball puteri
- sepak takrow putera
- tarik tambang
-lari karung
- mengisi botol dengan paku.
-Makan kerupuk
-pertandingan domino
|
- antusias masyarakat yang sangat tinggi
- ketersedian lapangan dan perlengkapan olahraga milik
desa
|
- cuaca kurang bersahabat, yang kadang membuat
perlombaan tertunda
|
Terlaksana
|
|
8
|
Baksos Air terjun
|
Hajrah
|
-menjaga kelestarian alam
-refresing
|
-pemuda & mahasiswa KKN
|
Kegiatan ini kami adakan satu hari bertempat di air
terjun Sattoko dan diikuti oleh pemuda dan masyarakat.
|
-dukungan dari pemuda dan pemerintah desa
|
-akses jalan cukup terjal
|
Teraksana
|
|
9
|
Baksos dengan aparat dan masyarakat
|
Semua
|
-
Menjaga
kebersihan lingkungan
-
Memelihara
semangat gotong royong
|
-
Aparat desa
dan kepala keluarga
|
-
Kegiatan ini
dilaksanakan setiap hari Jumat dan Sabtu yang diadakan mulai tanggal 4
Februari – 7 Maret 2016. Tempat kegiatan ini antara lain :
-
Kantor Desa
-
Akses jalan
desa
-
Masjid
-
Sekitar wilayah
Puskesdes
-
Pekarangan
rumah warga
|
-
Semangat
gotong royong masyarakat yang sangat tinggi
-
Dukungan
pemerintah desa
|
-
|
Terlaksana
|
BAB IV
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat kami kemukakan dalam
laporan individu ini adalah sebagai berikut ;
a Kegiatan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas
Al Asyariah Mandar Angkatan XXVIII tahun
2016 di desa Sattook Kecamatan Mapilli Kabupaten
Polewali Mandar mendapat sambutan, tanggapan dan perhatian yang cukup baik dari
warga Desa Sattoko
b Program
memerlukan kesiapan yang matang, yang meliputi kesiapan fisik maupun mental,
tak kalah penting ilmu pendidikan dan keterampilan yang memadai sebagai bekal
untuk aktivitas dalam kehidupan masyarakat sebenarnya.
c Pada
dasarnya masyarakat sangat memerlukan dukungan untuk dapat meningkatkan
kesejateraannya, maka kita sebagai mahasiswa harus menjadi motivator bagi
masyarakat Desa Sattoko.
d KKN
adalah kegiatan yang salah satu fungsinya mengajarkan mahasiswa untuk tampil
sebagai motivator masyarakat kearah yang lebih maju dan sebagai guru pendidik
bagi para peserta didik maupun anak-anak yang beradadidesa Sattoko.
e Mahasiswa
sebagai anggota masyarakat harus lebih banyak belajar dari masyarakat karena mahasiswa
itu dipandang sebagai orang yang serba bisa dan serba tahu maka perlu adanya
kontrol diri.
f Dengan
adanya kegiatan KKN ini, hubungan antara lembaga perguruan tinggi sebagai
sumber ilmu pengetahuan dengan masyarakat dan pemerintah kecamatan setempat
semakin baik, sehingga penanganan di berbagai bidang pembangunan, pendidikan
dan lingkup sosial akan saling melengkapi.
3.2.
Saran-saran
a.
Saran
kepada aparat pemerintah lokasi KKN
Dari hasil obserbvasi hendaknya
pemerintah Desa Sattoko harus lebih
meningkatkan peran dan fungsi sebagai
lembaga pemerintahan yang memberikan kenyamanan dan penangan yang maksiamal
kepada masyarakat yang berada di desa Sattoko, terkhusus kepada para warga yang
kurang mampu, seperti yang kita ketahui, masyarkat disekitar Sattoko masih
banyak masyarakat yang kurang mampu, sehingga masih perlu banyak penangan
tentang kemiskinan, dan terlebih lagi sekiranya agar pendataan tentang jumlah
penduduk maupun jumlah masyarakat yang mengeyam pendidikan dapat didata dengan
terperinci
Selain itu
diharapkan juga pemerintah memperhatikan daerah yang kurang terkjangkau
misalnya dusun Sawerigading yang jaraknya sekitar 4 Km dari pusat desa.
b.
Saran
kepada peserta KKN
1.
Diantara para peserta
KKN hendaknya menjalin kerja sama dan yang ada disekitarnya.kekompakan.
2.
Para peserta KKN
hendaknya menjaga diri dan menyesuaikan diri dengan kondisi
3.
Para peserta KKN hendaknya mampu menunjukan peranannya sebagai
insan intelektual yang sesungguhnya, mampu melakukan perubahan kearah yang
lebih baik dalam menunjang proses pembangunan yang ada.
4.
Hendaknya peserta KKN
bersikap lebih dewasa dan bisa menerima serta beradaptasi dengan situasi dan
kondisi pada saat KKN.
5.
Peserta KKN hendaknya
dapat berbaur dengan masyarakat secara menyeluruh bukannya acuh tak acuh dengan
masyarakat.
6.
Sekiranya peserta KKN
tidak saling menyalahkan apa bila terjadi masalah yang berkaitan dengan program
kerja selama KKN.
7.
Sekiranya bagi para
peserta KKN dapat saling mengkoordinir diri masing-masing dalam pengerjaan
program kerja.
c.
Saran
kepada Panitia Pelaksana
1.
Dalam
pemilihan lokasi KKN hendaknya mencari daerah yang belum pernah ditempati
pelaksanaan KKN hal ini juga akan memudahkan peserta KKN untuk menyusun
program.
2.
Perlu adanya koordinasi
lintas sektor antara pihak kampus dengan pemerintah setempat khususnya
pemerintah kecamatan.
3.
Kami harapkan,
bagi tim SIDAK kampus mengunjungi seluruh posko yang ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar